Ingin Cepat Hamil? Stop Minum Soda Jika Ingin Hamil

Diposting pada

Stop Minum Soda Jika Ingin Hamil – Sulit hamil memang menjadi masalah yang sangat pelik untuk kita hadapi. Pasalnya, sudah beragam cara kita lakukan untuk mendapatkan kehamilan, namun tetap saja tidak membuahkan hasil. Untuk itu jauhi kebiasaan yang dapat menghambat hamil terlebih dahulu seperti kebiasaan minum soda. Berikut ini kami sajikan mengapa soda menjadi salah satu penghalang bagi Anda untuk mendapatkan kehamilan? Yuk kita simak saja berikut ini!

Hamil memang suatu fase yang diinginkan oleh setiap pasangan yang sudah lama menikah. Hamil dan juga melahirkan memang menjadi fase yang dinantikan karena awal dari bukti sebuah pernikahan. Tidak dapat dipungkiri bahwa buah hati menjadi pelengkap di dalam sebuah pernikahan. Namun sayangnya, tidak semua pasangan yang sudah menikah memiliki kemudahakan untuk mendapatkan kehamilan. Justru banyak diantara kita yang belum memiliki buah hati meskipun sudah menikah cukup lama.

Terlepas dari hal tersebut tentunya tidak sedikit yang belum memiliki keturunan melakukan program hamil. Segala cara dan juga alternatif sudah dilakukan, namun keberhasila belum juga tampak.Hal yang perlu Anda tahu, apakah Anda sudah benar-benar menghindari faktor-faktor penyebab sulit hamil? Jika belum, jangan harap Anda bisa mendapatkan kehamilan dengan mudah. Untuk itu, pastikan Anda untuk stop minum soda jika ingin hamil. Mengapa soda dilarang untuk dikonsumsi? Apa saja kandungan yang terdapat di dalam soda? Apa kaitannya minum soda dengan sulit hamil?

Baca juga: Program Hamil Bayi Tabung Dengan Tingkat Keberhasilan Cukup Tinggi

Benarkah Soda Menurunkan Kesuburan?

stop minum soda jika ingin hamil

Pertanyaan ini memang sering diajukan oleh sebagian orang mengenai benar atau tidaknya bahwa soda dapat menurunkan kesuburan. Terlepas dari benar atau tidaknya soda dapat menurunkan kesuburan. Hal tersebut tentunya sudah dibuktikan dengan sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di dalam Journal Epidemielogy. Penelitian tersebut tentunya menemukan bahwa minum soda sebanyak satu gelas dan juga lebih memiliki hubungan dengan penurunan fertilitas ataupun tingkat kesuburan baik pada pria ataupun pada wanita.

Selain itu, penelitian yang dilakukan di Boston University of Public Health di Massachusetts selama 12 bulan dengan objek penelitian sebanyak 3.828 orang pada wanita usia 21-45 tahun beserta pasangannya. Ketika penelitian ini berlangsung tentunya banyak para ahli yang mengumpulkan riwayat medis dengan beberapa poin yang ditonjolkan dalam penelitian tersebut seperti gaya hidup yang dilakukan, pola makan dan juga menu makanan dan minuman yang mereka konsumsi sehari-hari. Ada beberapa kuesioner yang harus diisi setiap 2 bulan sekali.

Setelah penelitian tersebut dianalisis, para peneliti tentunya menemukan beberapa wanita keranjingan mengonsumsi soda bahkan secara rutin. Peneliti juga menemukan bahwa meminum soda secara rutin memiliki kaitan dengan menurunnya peluang terjadinya pembuahan pada ibu hamil. Pembuahan ini terjadi dimana sel telur bertemu dengan sel sperma di dalam tubuh wanita. Inilah yang menjadi cikal bakal terjadinya kehamilan. Pada wanita yang mengonsumsi satu gelas soda setiap harinya akan memiliki peluang yang lebih kecil sekitar 25% untuk mendapatkan kehamilan dibandingkan dengan wanita yang tidak mengonsumsi soda. Sedangkan pada pria yang meminum soda sekaleng ataupun segelas soda memiliki peluang yang sekitar 33% untuk melakukan pembuahan.

Lihat juga: Meningkatkan Kesuburan Dengan Makanan Tinggi Likopen

Seorang peneliti yang bernama Elizabeth Hatch dari Boston University yang sekaligus menjadi dosen di bidang epidemiologi menyatakan bahwa adanya hubungan yang erat antara kesuburan dan kebiasaan minum soda baik yang dilakukan oleh pria ataupun wanita. Untuk itu, bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, alangkah baiknya jika Anda mempertimbangkan kembali kebiasaan mengonsumsi soda setiap hari demi mendapatkan keinginan kita untuk mendapatkan keturunan. Selain itu, minum soda juga berkaitan dengan kesehatan tubuh kita yang ternyata berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh kita.

Hubungan Antara Soda dan Kesuburan

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas bahwa terdapat hubungan yang sangat erat antara soda dan juga tingkat kesuburan baik pada wanita dan juga pria. Zat pemanis yang ada di dalam soda tentunya akan mempengaruhi sitoplasma sel telur yang dihasilkan oleh ovarium. Ternyata zat tersebut bisa menurunkan kualitas sel telur sehingga sangat memungkinkan peluang bagi seorang wanita untuk mendapatkan kehamilan sangatlah sulit. Meskipun pembuahan bisa terjadi, namun kebiasaan minum alkohol tidak juga dihentikan, maka akan memiliki risiko yang lebih besar yakni mengganggu kualitas embrio sehingga sangat memungkinkan terjadinya risiko keguguran.

Sedangkan pada pria seperti yang dilansir dari laman Medical Daily menyebutkan bahwa minuman soda yang terlalu banyak dapat sangat berpotensi menurunkan jumlah sel sperma dan juga kualitas sel sperma. Tidak dapat dipungkiri bahwa soft drink atau minuman bersoda memang menjadi salah satu jenis minuman favorit yang banyak digemari oleh setiap orang. Namun, ternyata jenis minuman tersebut sangat tidak baik untuk kesehatan sistem reproduksi kita. Minuman yang banyak mengandung gula secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko diabetes dan juga obesitas. Jika kedua masalah tersebut sudah terjadi, maka tidak menutup kemungkinan produksi hormon yang berkaitan dengan reproduksi akan kacau. Ketika kondisi ini terjadi, maka akan mempengaruhi kadar sel telur yang ada pada wanita dan juga sel sperma menjadi sangat berkurang.

Kandungan Zat Yang Ada Di Dalam Soda

Setelah sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam beberapa jurnal bahwa soda memang memiliki pengaruh ynag buruk terhadap kesehatan serta menjadi salah satu penyebab dimana wanita sulit untuk mendapatkan kehamilan. Hal tersebut tentunya berhubungan dengan zat yang terkandungan di dalam soda tersebut. Dengan kandungan zat berbahaya yang ada di dalam soda tentunya sangat memungkinkan Anda untuk menghindari minum soda sekarang juga. Berikut ini beberapa kandungan zat yang ada di dalam soda yang menjadi alasan mengapa soda tidak direkomendasikan bagi Anda, diantaranya:

Kafein

Tahukah Anda bahwa zat yang terdapat di dalam soda yakni kafein. Setidaknya di dalam satu kaleng soda mengandung sekitar 40 mg kafein. Jumlah kafein yang terdapat di dalam soda ternyata ada hampir dari sepertiga satu cangkir kopi biasa. Meskipun masih terjadi perdebatan mengenai manfaat kafein, namun fakta yang kita ketahui bahwa kafein dapat menyebabkan detak jantung menjadi lebih cepat serta meningkatkan tekanan darah tinggi. Selain itu, kafein juga berpotensi besar dalam menghentikan sistem pencernaan dalam proses pengembalian zat besi dari makanan. Dapat dipastikan bahwa orang yang suka meminum soda akan kemungkinan besar memiliki risiko kekurangan zat besi.

Zat pewarna

Kandungan selanjutnya yang terdapat di dalam soda ialah zat pewarna. Semua jenis minuman berwarna seperti Pepsi, Coca-Cola dan juga berbagai jenis minuman lainnya tentu mengandung zat yang disebut dengan methylimidazole (4-MI). Seperti sebuah penelitian yang dilakukan di California yang menemukan bahwa zat 4-MI akan memicu terjadinya penyakit kanker baik cepat ataupun lambat. Di dalam satu kaleng soda ternyata mengandung hampir 140 mcg zat 4-MI sehingga tidak heran jika soda menjadi penyebab terjadinya penyakit mematikan di dalam tubuh serta gangguan pada sistem reproduksi.

Asam fosfat

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari US National Institutes of Health di Maryland, AS yang menemukan bahwa mengonsumsi lebih dari dua kaleng soda memiliki risiko dalam meningkatkan gangguan pada ginjal lebih berat dua kali lipat yang disebabkan oleh kandungan asam fosfat pada soda. Sebuah studi lain di AS menyebutkan bahwa wanita yang minum soda lebih dari tiga kaleng akan mengikis tulang sehingga mudah keropos.

Gula

Tidak dapat dielakkan lagi bahwa soda memang mengandung gula yang sangat tinggi. Kita semua tahu bahwa jika gula dikonsumsi secara berlebihan dan rutin setiap harinya, tentu akan menyebabkan tingginya kadar glukosa di dalam tubuh. Besarnya kandungan glukosa di dalam tubuh tentunya akan memicu seseorang untuk mengidap penyakit diabetes. Jika sudah terjadi, maka kemungkinan besar akan mengakibatkan terjadinya serangan stroke dan juga penyakit jantung. Sebuah Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa gula yang dikonsumsi secara berlebih dapat menyebabkan masalah pada gigi akan mudah rapuh, gangguan ingatan dan juga menyebabkan depresi.

Asam sitrat

Kandungan selanjutnya yang terdapat di dalam soda ialah asam sitrat. Asam sitrat ini tentunya menjadi salah satu zat utama yang dapat membuat nikmat pada soda. Zat ini alaminya terdapat pada buah-buahan seperti buah lemon dan juga buah jeruk. Meskipun demikian, kandungan asam sitrat yang terdapat di dalam satu kaleng soda memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh. Selain itu, kandungan asam sitrat yang berlebihan dapat menyebabkan korosi pada gigi sehingga membuat gigi mudah patah.

Bisphenol A

Kandungan bisphenol A yang terdapat di dalam soda erat kaitannya dengan penyebab penyakit jantung, kanker dan juga cacat pada bayi.  Hal ini tidak heran jika ibu hamil atau yang sedang menjalankan program hamil dilarang untuk mengonsumsi minuman ini. Selain itu, zat ini juga banyak ditemukan pada garpu plastik, botol susu, dan kaleng alumunium yang biasa digunakan untuk sejenis minuman Pepsi dan juga Coca-Cola.

Faktor Lain Yang Mempengaruhi Kesuburan

Selain konsumsi soda yang tidak terkendali, beberapa faktor lain juga ikut mempengaruhi tingkat kesuburan wanita. Berikut ini faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita dan juga pria, diantaranya:

Alkohol

Mengonsumsi alkohol terlalu sering dengan dosis yang berlebihan tentunya cepat atau lambat akan menurunkan jumlah sel sperma. Selain itu, pengaruh buruk alkohol pada pria dapat menyebabkan disfungsi ereksi atau impotensi. Bagi wanita yang meminum alkohol yang berat juga akan meningkatkan risiko terjadinya gangguan ovulasi. Dalam hal ini ovlasi ialah salah satu fase keluarnya telur yang siap untuk dibuahi. Jika gangguan ini terjadi pada sel telur, maka dapat dipastikan Anda sulit untuk mendapatkan kehamilan.

Konsumsi obat-obatan tertentu

Selain dari konsumsi alkohol, obat-obatan juga dapat menurunkan peluang terjadinya kehamilan. Hal ini dikarenakan ada beberapa jenis obat yang berdampak buruk bagi sistem reproduksi wanita. Selain itu, beberapa obat steroid dapat memperlambat produksi sel sperma pada pria. Maka dari itu,  Anda perlu membicarakan dengan matang pada dokter sebelum Anda memutuskan dalam mempersiapkan kehamilan.

Berat badan

Faktor selanjutnya yang menjadi penyebab kesuburan pria dan juga wanita terhambat ialah berat badan. Dalam hal ini berat badan memang menjadi faktor yang mempengnaruhi produksi hormon yang ada pada wanita. Berat badan yang berlebih pada pria sangat berdampak pada penurunan kadar testosteron dan juga kadar sperma di dalam tubuh. Tidak dapat dipungkiri bahwa memiliki kelebihan lemak di dalam tubuh akan sangat berpengaruh pada produksi hormon sehingga sulit mendapatkan kehamilan. Biasanya, wanita yang mengalami obesitas pada usia 18 tahun akan cenderung sulit mendapatkan kehamilan.

Pertambahan usia

Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, maka sangat dimungkinkan ia mengalami kesulitan untuk mendapatkan kehamilan. Pada umumnya, seorang wanita yang telah mencapai menopause tidak lagi memproduksi sel telur sehingga tidak akan lagi memiliki kesempatan untuk mendapatkan kehamilan. Meskipun belum ada angka resmi mengenai kapan masa subur seorang wanita berakhir, namun kebanyakan dokter mengatakan bahwa usia 35 tahun sudah sangat rentan mengalami penurunan kesuburan dan peluang untuk mendapatkan kehamilan juga semakin kecil.

Zat kimia

Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat sebagian besar orang yang sering terpapar oleh zat kimia berbahaya seperti seorang wanita dan juga pria yang bekerja di pabrik. Sekitar 29% orang yang sering terpapar zat kimia berbahaya tentunya memiliki peluang yang lebih kecil untuk mendapatkan kehamilan. Beberapa zat kimia berbahaya tersebut sering ditemukan pada produk pembersih dan juga kecantikan.

Merokok

Alkohol memang menjadi satu penyebab yang paling besar dalam menurunkan kesuburan pada wanita dan juga pria. Dalam hal ini merokok juga dapat mengganggu perkembangan janis dan menurunkan peluang untuk mendapatkan kehamilan. Seperti penelitian yang dilakukan oleh American Society for Reproductive Medicine yang menyatakan bahwa merokok adalah penyebab dari 13 persen kasus infertilitas. Seperti yang kita tahu bahwa merokok menjadi penyebab hormon menjadi kacau dan juga merusak DNA baik untuk pria dan wanita.

Terlalu kurus

Tidak hanya kelebihan berat badan yang dapat menyebabkan tingkat kesuburan pada wanita dan juga pria menurun. Namun ternyata, terlalu kurus juga menjadi salah satu faktor dimana wanita sulit hamil. Dalam hal ini tubuh yang kurus akan kekurangan hormon leptin yakni hormon yang mengontrol rasa lapar dan juga kenyang. Hormon ini juga menjadi penyebab dimana dapat mempengaruhi masa menstruasi.

Olahraga berat

Olahraga rutin dapat membantu kita dalam menjaga berat badan agar tetap kuat dan juga berenergi. Jika olahraga kita terlalu berat, maka akan berdampak buruk pada proses ovulasi. Efek dari olahraga berat yang bisa Anda rasakan ialah terjadinya gangguan siklus haid yang terlalu banyak dan juga terlalu sedikit.

Gangguan tiroid

Faktor selanjutnya yang bisa menjadi penyebab menurunkan kesuburan pada pria dan wanita ialah terjadinya gangguan tiroid. Hal ini tentunya bisa mempengaruhi proses ovulasi dan juga kehamilan. Dalam hal ini tentu tidak ada salahnya bagi Anda untuk muali memeriksakan kadar tiroid jika Anda belum juga mendapatkan kehamilan.

Faktor genetik

Faktor yang satu ini memang menjadi salah satu faktor yang cukup sulit diatasi. Hal ini dikarenakan faktor genetik berhubungan dengan riwayat keluarga Anda. Jika ibu Anda mengalami kesulitan ketika hamil tentu tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk mengalami kesulitan dalam mendapatkan kehamilan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hampir setiap pasangan yang sudah lama menikah ingin mendapatkan keturunan. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mulai menghindari asupan berbagai makanan dan juga minuman yang dapat menghambat kehamilan tidak terkecuali soda.  Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan untuk mulai stop minum soda jika ingin hamil. Semoga bermanfaat!