9 Penyebab Setelah Dua Tahun Menikah Belum Hamil

Diposting pada

Penyebab Setelah Dua Tahun Menikah Belum Hamil – Bagi Anda yang terbilang sudah cukup lama menikah, tentu kehamilan menjadi hal yang memang Anda inginkan. Tentunya, hamil menjadi sesuatu hal yang sangat berharga yang diimpikan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Namun, jika Anda tidak kunjung hamil setelah menikah selama dua tahun, tentu ada beberapa masalah yang menjadi penyebabnya. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak pemaparan kami berikut ini!

Bagi Anda yang sudah menikah selama dua atau lebih, namun belum juga hamil, tentunya menjadi momen yang membuat pasangan tersebut merasa khawatir. Pasalnya, tidak sedikit pasangan yang sudah menikah dan dengan mudahnya mendapatkan keturunan. Tidak dapat dipungkiri bahwa menikah memang bertujuan untuk mendapatkan keturunan. Meskipun banyak yang dengan mudah mendapatkan kehamilan, namun tidak sedikit pula di sekitar kita yang justru cukup sulit untuk hamil. Tentu, hal yang cukup wajar jika kita merasakan kegelisahan yang berlebih.

Tentunya, banyak sekali penyebab dimana wanita sulit untuk mendapatkan keturunan, baik faktor eksternal maupun internal. Terlebih bagi pasangan yang dinyatakan mandul, tentu tidak heran jika hal ini menjadi masalah yang sangat besar bagi pasangan. Kondisi ini tentu akan membuat pasangan Anda cukup kesulitan untuk mendapatkan kehamilan. Masalah sulit hamil tentunya kerap muncul diantara kedua pasangan. Hal ini dikarenakan penyebab sulit hamil tidak hanya disebabkan oleh wanita saja, namun juga bisa disebabkan oleh masalah internal yang terjadi pada pria. Baca juga: 15 Pantangan Makanan Untuk Program Hamil Bayi Tabung

Penyebab Setelah Dua Tahun Menikah Belum Hamil

penyebab setelah dua tahun menikah belum hamil

Tidak kunjung hamil setelah dua tahun menikah tentunya menjadi masalah yang terbilang sangat berat bagi setiap pasangan. Tidak menutup kemungkinan jika kondisi ini kerap membuat setiap pasangan merasa sangat gelisah. Kehamilan yang tidak kunjung terjadi tentu menjadi masalah yang sangat sensitif bagi setiap wanita. Tidak heran jika pasangan enggan untuk membahas masalah sulitnya kehamilan dengan dokter kandungan dikarenakan mereka cukup khawatir dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Akan tetapi, jika kita tidak berkonsultasi dengan dokter kandungan, tentu masalah yang terjadi tidak akan kita ketahui dengan jelas. Banyak diantara kita yang menggadang-gadang tentang sulitnya mendapatkan kehamilan. Namun, alangkah lebih baiknya jika Anda berkonsultasi secara langsung dengan dokter kandungan Anda agar mendapatkan penjelasan yang cukup mendetail atas apa yang sebenarnya terjadi pada Anda dan juga pasangan. Bagi Anda yang saat ini secara kebetulan telah menikah kurang lebih dua tahun, namun belum juga diberikan keturunan. Tentu, ada beberapa penyebab setelah dua tahun menikah belum juga hamil, diantaranya:

Lihat juga: 20 Makanan Asam Folat Tinggi Untuk Program Hamil

Memiliki sperma yang kurang sehat

Penyebab pertama dimana pasangan yang telah menikah selama kurang lebih dua tahun, namun juga belum mendapatkan keturunan. Tentu, masalah yang kemungkinan terjadi ada pada kualitas sperma yang kurang sehat dan juga tidak berkualitas baik. Pada pria yang memiliki sperma yang tidak sehat, tentu hal tersebut akan menjadi masalah yang membuat pasangan tersebut sulit untuk mendapatkan kehamilan. Hal ini dikarenakan sel sperma yang tidak sehat dan tidak berkualitas akan memiliki gerakan yang lambat dan cenderung lemak untuk mencapai sel telur. Belum sempat menuju rahim wanita dan membuahi sel telur, maka sel sperma yang tidak sehat ini akan mati dan juga hancut terlebih dahulu.

Bagi pria yang memiliki sel sperma berkualitas baik tentunya akan memiliki gerak sperma yang lincah sehingga cukup cepat untuk mencapai sel telur. Pada umumnya, jumlah sperma yang normal dan kemungkinan besar mendapatkan kehamilan yakni mencapai sekitar 20 juta sperma per mili. Ditambah lagi jika jumlah sel sperma pria kurangn dari jumlah tersebut, maka dapat dikatakan pria tersebut kurang subur. Maka, jika sel sperma pria kurang dari jumlah tersebut dapat dipastikan bahwa ia akan cukup sulit untuk mentransfer sel sperma pada rahim wanita.

Sumbatan pada tuba fallopi

Penyebab selanjutnya yakni berada pada masalah wanita dimana penyebab sulitnya mendapatkan keturunan yakni adanya penyumbatan yang terjadi pada tuba fallopi. Seperti yang banyak dijelaskan bahwa tuba fallopi merupakan salah satu bagian yang menghubungkan antara telur dengan sel sperma agar dapat bertemu langsung saat terjadinya penetrasi. Jika kedua sel antara pria dan juga wanita bertemu, maka besar  kemungkinan kehamilan dapat terjadi dengan mudah. Namun, jika tuba fallopi tersumbat, maka tidak menutup kemungkinan kehamilan akan sangat sulit terjadi.

Tidak menutup kemungkinan bahwa tuba fallopi akan mengalami penyumbatan dan bahkan rusak dikarenakan terjadinya hal-hal tertentu. Penyumbatan yang terjadi tentunya akan ada sejak lahir dan akan terdeteksi hingga wanita tersebut dewasa dan sulit untuk mendapatkan kehamilan. Saluran tuba fallopi ini tentunya terhubung dengan rahim melalui persimpangan tuba utero dimana tuba fallopi ini cukup terbuka ke dalam rongga rahim.

Tentu kita semua tahu bahwa bagian sistem reproduksi wanita yang cukup berperan penting dalam mendapatkan kehamilan yakni tuba fallopi. Namun, jika tuba fallopi ini mengalami penyumbatan atau terjadinya masalah. Maka, sumbatan yang terjadi ini akan menyebabkan sel telur berjalan dari ovarium hingga tidak sampai pada rahim Anda. Kondisi inilah yang menjadi masalah dimana seorang wanita sulit untuk mendapatkan keturunanan.

Jumlah sperma yang sedikit

Tidak hanya kualitas sperma yang menjadi penyebab sulitnya mendapatkan kehamilan. Akan tetapi, rendah dan sedikitnya jumlah sel sperma akan berpengaruh besar terhadap keberhasilan kehamilan. Bagaimanapun juga, jumlah sel sperma yang sedikit menjadi salah satu ciri-ciri pria yang mandul. Namun, hal tersebut menjadi hal yang tidak banyak disadari oleh banyak pasangan sehingga tidak terlalu diperhatikan. Padahal kenyataannya bahwa jumlah sel sperma sangat menentukan keberhasilan kehamilan Anda.

Berdasarkan standar kesuburan pria yang telah ditetapkan oleh WHO, terdapat sekitar 20 juta ekor sel sperma yang dihasilkan per mililiternya saat pria melakukan ejakulasi. Namun, jika pria kerap melakukan penetrasi dengan mengeluarkan kurang dari angka tersebut, maka hal ini dapat menjadi pertanda dimana pria tersebut memiliki masalah pada kesuburannya. Perlu Anda tahu bahwa proses terbentuknya sel sperma melalui alur yang cukup kompleks serta melibatkan kerjasama banyak sistem. Namun, jika terjadinya gangguan pada salah satu sistem tersebut, maka akan sangat memungkinkan kualitas sel sperma Anda menjadi sangat terganggu.

Jumlah 20 juta ekor sperma per mililiternya bisa diketahui dengan melakukan sebuah pengujian sel sperma. Tes tersebut akan terlihat mengenai jumlah dan juga gerakan sel sperma tersebut. Apakah jumlah sperma pada pria tersebut memang banyak ataukah sedikit serta bagaimana gerak dari sel sperma tersebut saat akan mencapai sel telur. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda melakukan serangkaian tes tersebut.

Endometriosis

Penyakit yang satu ini tentunya kerap menyerang wanita baik yang belum menikah ataupun sudah menikah. Penyakit yang satu ini terjadi di bagian sistem reproduksi wanita. Endometriosis yakni suatu penyakit yang terjadi dimana tumbuhnya jaringan abnormal yang terjadi pada lapisan dinding rahim ataupun endometrium ataupunmuncul di luar rongga rahim. Setiap bulan tentunya tubuh wanita akan melepaskan beberapa hormon yang menyebabkan terjadinya penebalan dinding rahim. Bagian ini tentunya untuk menerima sel telur yang sudah dibuahi. Namun, jika tidak terjadi pembuahan, maka dinding rahim tersebut akan luruh dan juga keluar dari tubuh dalam bentuk darah menstruasi.

Endometriosis tentunya terjadi saat jaringan endometrium tumbuh dan berkembang di luar rahim. Gangguan yang terjadi pada rahim ini tentunya akan membuat wanita sulit untuk mendapatkan kehamilan. Lapisan endometrium ini biasanya akan hilang saat terjadinya menstruasi. Namun, beberapa wanita tidak mengalami ini sehingga lapisan endometriosis akan terbentuk. Gangguan ini tentunya akan menyebabkan wanita tidak memiliki sel telur yang sempurna sehingga tidak terjadinya kehamilan.

Antibodi Antisperma

Gangguan yang terjadi baik pada pria ataupun wanita dimana sistem kekebalan tubuh kita menyerang sel sperma. Hal ini tentunya menjadi kondisi yang menyebabkan sel sperma menjadi hancur dan juga mati karena di serang oleh antibodi pada tubuh Anda. Sistem imun tubuh yang menyerang organisme lain dari luar tubuh tentunya dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada tubuh. Baik virus, kuman dan juga bakteri yang masuk ke dalam tubuh akan diserang oleh imun tubuh kita. Begitupula dengan sperma yang dianggapnya sebagai organisme asing sehingga diserang dan juga dihancurkan oleh antibodi.

Dalam menyerang organisme asing tersebut tentunya sistem imun tubuh kita akan memproduksi antibodi. Perlu Anda tahu bahwa antibodi memiliki beragam jenis dan menyerang organisme tertentu. Dalam hal ini, antibodi yang menyerang sel sperma disebut dengan antibodi antisperma atau yang disingkat dengan ASA. ASA ini tentunya dihasilkan oleh sistem imun tubuh manusia baik pada pria ataupun wanita. Jika ASA menyerang sperma tentunya peluang untuk terjadinya kehamilan sangat kecil. Antibodi ini menyerang sel sperma sehingga tidak ada kesempatan bagi sperma untuk membuahi sel telur karena telah hancur terlebih dahulu.

Antibodi yang menyerang sel sperma ini pada umumnya disebabkan oleh cedera ataupun infeksi sehingga kontak antara darah dan juga sperma yang mengandung antibodi bisa saja terjadi. Kedua komponen ini akan lebih baik tidak bertemu karena antibodi akan mengenali sperma sebagai musuh dan harus menghancurkannya. Meskipun seseorang mengalami yang namanya ASA. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa hamil sama sekali. Hal ini dikarenaka ASA tidak membuat Anda menjadi mandul hanya saja antibodi bereaksi untuk menghancurkan sel sperma. Jika Anda mengalami kondisi seperti ini, alangkah baiknya jika Anda melakukan pembuahan di luar rahim atau yang disebut dengan in vitro fertilization (IVF).

PCOS

PCOS yang merupakan kepanjangan dari Polycystic Ovary Syndrome merupakan salah satu kelainan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Selain itu, PCOS juga dapat menyebabkan terjadinya resistensi insulin, kenaikan berat badan yang berlebihan, pertumbuhan rambut yang terganggu, kista kecil hingga gangguan kulit yang sangat mengganggu kesehatan tubuh Anda. Gangguan PCOS ini tentunya harus diperiksa oleh dokter karena gangguan ini tidak selalu muncul. PCOS ini tentunya harus diobati dengan tepat dikarenakan sampai sekarang gangguan penyakit ini masih sangat sulit untuk dikendalikan. Gangguan PCOS ini tentunya akan sering muncul saat kesehatan wanita tersebut sedang tidak baik.

Obesitas

Kelebihan berat badan yang terjadi pada wanita maupun pria tentu menjadi masalah yang harus segera Anda atasi. Hal ini dikarenakan obesitas sangat berpengaruh terhadap kesuburan wanita ataupun pria. Obesitas dari dulu memang menjadi masalah yang paling umum terjadi. Kegemukan atau kelebihan berat badan memang kerap dihubungkan dengan berbagai masalah penyakit yang serius diantaranya penyakit jantung, diabetes, stroke, gangguan reproduksi dan juga osteoartitis. Kegemukan juga menjadi masalah yang cukup pelik pada wanita akan mengakibatkan siklus menstruasi yang tidak teratur.

Obesitas menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya mendapatkan kehamilan dikarenakan oleh adanya peningkatan risiko keguguran dalam waktu trimester pertama. Selain itu, obesitas yang terjadi pada wanita akan berisiko terjadinya infertilitas serta buruknya keadaan bayi saat dilahirkan. Obesitas juga dapat memicu munculnya penyakit serius sehingga dapat mempengaruhi hormon baik pada pria maupun wanita. Jika hormon terganggu, maka bukan tidak mungkin jika tingkat kesuburan pada tubuh Anda menjadi terganggu pula.

Gaya hidup yang buruk

Masalah selanjutnya yang menghalangi kemungkinan Anda untuk mendapatkan kehamilan yakni Anda memiliki gaya hidup yang buruk. Seperti yang kita tahu bahwa gaya hidup yang tidak sehat sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh kita. Memiliki gaya hidup yang buruk tentu memudahkan berbagai penyakit untuk muncul pada tubuh Anda. Gaya hidup yang buruk memang memiliki tingkat bahaya dan juga risiko yang sangat tinggi pada program hamil.

Gaya hidup yang buruk seperti sering mengonsumsi junk food, fast food, merokok dan juga minum alkohol sangat berpotensi besar dalam menghambat kehamilan Anda. Pada pria, tentunya beberapa gangguan yang disebabkan oleh makanan yang tidak sehat serta alkohol yakni dapat menghambat peredaran darah ke bagian testis. Kondisi ini tentunya akan mengurangi kualitas sel sperma Anda. Selain itu, kurangnya olah tubuh cenderung memiliki peredaran darah yang kurang baik. Padahal berolahraga dapat membuat peredaran darah menjadi lancar. Hal ini tentunya adanya kemungkinan darah untuk mendukung dalam memproduksi sel sperma yang berkualitas dalam jumlah yang diperlukan untuk terjadinya kehamilan.

Pengaruh obat pada kesuburan Anda

Tidak dapat dipungkiri bahwa obat-obatan memiliki andil yang cukup besar dalam menghambat proses terjadinya kehamilan. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa obat-obatan yang sering kita konsumsi sangat tidak baik untuk kesehatan sekaligus mempengaruhi kesuburan Anda. Beberapa jenis obat yang memiliki peran dalam menghambat kehamilan diantaranya obat pelangsing, obat diet, obat antidepresi, obat tiroid, obat golongan steroid dan juga obat untuk kemoterapi. Hal ini bukan berarti obat herbal aman untuk kesehatan, namun belum ada yang menyatakan aman dan juga tidaknya untuk kesuburan.

Pengaruh berbagai jenis obat yang sudah kami sebutkan di atas tersebut tentunya bekerja dalam mempengaruhi ovulasi atau kematangan sel telur serta kemampuan rahim dalam menerima implan embrio yang sudah dibuahi. Obat-obatan yang Anda konsumsi tentunya memiliki kemampuan untuk melepaskan sel telur serta mengurangi sel sperma yang dilepaskan oleh kelenjar pituitari. Selain itu, obat anti depresi akan sangat memungkinkan bagi Anda untuk menghambat proses terjadinya kehamilan.

Jika saat ini Anda terus bertanya mengapa Anda tidak kunjung hamil setelah dua bulan. Tentunya, jangan langsung menyimpulkan bahwa Anda tidak bisa hamil, namun alangkah baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan agar mendapatkan informasi yang cukup jelas. Kemungkinan besar penyebab sulit hamil yang Anda alami dapat dengan mudah diatasi jika kita sudah mengetahui akar permasalahannya. Demikianlah beberapa penyebab setelah dua tahun menikah belum hamil juga. Semoga bermanfaat!