Penuhi Nutrisi Pada Makanan Untuk Meningkatkan Kesuburan Agar Cepat Hamil

Diposting pada

Nutrisi Pada Makanan Untuk Meningkatkan Kesuburan – Kandungan nutrisi pada makanan dapat membantu meningkatkan kesuburan. Ketahui apa saja nutrisi yang dimaksud, dan apa saja makanan yang mengandung sumber nutrisi tersebut.

Kehamilan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang baru menikah atau pasangan yang sudah lama menikah namun belum dikaruniai anak atau ingin menambah anak. Anak merupakan anugerah terbesar yang diberikan tuhan pada setiap pasangan. Anak akan melengkapi hidup ini, dan membuat hidup semakin bermakna. Kehadiran anak juga akan semakin mempererat hubungan dan cinta pasangan suami istri.

Banyak pasangan yag berusaha keras agar mendapatkan anak. Namun, tidak sedikit pasangan yang putus asa karena tidak kunjung mendapatkan anak yang disebabkan karena masalah kesuburan.
Selain menjalankan program hamil, untuk membantu meningkatkan kesuburan salah satu caranya yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi penting yang diketahui dapat meningkatkan kesuburan.

Nutrisi Pada Makanan Untuk Meningkatkan Kesuburan

Terdapat beberapa nutrisi penting yang dapat dipenuhi agar kesuburan semakin meningkat dan peluang untuk mendapatkan anak semakin besar. Lantas apa saja nutrisi pada makanan untuk meningkatkan kesuburan agar cepat hamil? Untuk mengetahuinya, anda bisa simak langsung penjelasan di bawah ini.

Nutrisi Pada Makanan Untuk Meningkatkan Kesuburan

Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu nutrisi pada makanan yang diyakini dapat membantu meningkatkan kesuburan. Untuk wanita sendiri, vitamin C memiliki manfaat untuk menjaga keseimbangan hormonal, memperkuat sistem imun, membantu penyerapan zat besi dan meningkatkan masalah kesuburan.
Sedangkan untuk pria, vitamin C bermanfaat untuk mencegah terjadinya penggumpalan sperma, serta untuk meningkatkan mobilitas sperma.

Makanan yang menjadi sumber utama vitamin C yaitu buah-buahan. Buah-buahan yang dimaksud di antaranya yaitu sirsak, jamu, jeruk, pepaya, mangga dan stroberi. Selain buah-buahan, sayuran pun mengandung vitamin C yang cukup tinggi seperti misalkan bayam dan cabai.

Konsumsi vitamin C yang disarankan yaitu sekitar 750-1000 mg perhari. Meskipun konsumsi vitamin C terlalu banyak, tetapi tidak akan menimbulkan efek samping yang berbahaya. Pasalnya, vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air. Yang mana jika asupannya berlebihan akan dibuang melalui air seni. Hanya saja, kelebihan vitamin C bisa menurunkan kadar pH tubuh, yang mana akibatnya tidak menguntungkan untuk sperma dan sel telur.

Zat Besi

Zat besi itu sendiri merupakan nutrisi yang berperan untuk transportasi darah dan oksigen dalam tubuh. Sedangkan para wanita membutuhkan nutrisi ini untuk menjaga keseimbangan proses ovulasi.
Penelitian menunjukan, bahwa sekitar 40% kelompok wanita yang mengalami ovulasi akan menjadi subur setelah menambah asupan zat besi.

Konsumsi zat besi disarankan untuk pria dan wanita dewasa dengan jumlah masing-masing sekitar 8 mg dan 18 mg dalam perhari. Makanan yang menjadi sumber zat besi diantaranya yaitu bayam, daging, kangkung dan hati.

Vitamin B6 dan B12

Terdapat dua jenis vitamin B yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan, yakni untuk pria dan wanita.

Vitamin B6 dapat meningkatkan kesuburan untuk wanita, sedangkan vitamin B12 dapat meningkatkan dan menambah kualitas sperma.

Selain itu, jenis vitamin B yang lainnya seperti asam folat penting untuk proses bersatunya sperma dan sel telur. Asupan vitamin B6 dan B12 dalam perharinya yang disarankan yaitu 1,3 dan 2,4 mikrogram. Makanan yang menjadi sumber vitamin B6 diantaranya yaitu ikan, telur, wortel, pisang, beras merah dan brokoli. Sedangkan makanan yang menjadi sumber vitamin B12 yaitu susu, ikan dan hati.

Vitamin E

Vitamin E memiliki peran penting untuk sistem reproduksi, baik itu pria atau wanita. Untuk wanita itu sendiri, vitamin E penting untuk menjaga sistem endokrin, serta untuk produksi hormon yang baik. Sedangkan untuk pria, vitamin E berperan untuk produksi sperma, serta mencegah terjadinya kerusakan DNA sperma.

Asupan vitamin E yang disarankan dalam perhari yaitu 400 UI. Makanan yang menjadi sumber vitamin E diantaranya yaitu kedelai, kecambah, sayuran berdaun hijau dan hati.

Zinc

Zinc atau seng merupakan mineral penting untuk mendukung kesuburan. Mineral ini penting untuk kaum pria yang dapat membantu menjaga fungsi organ seksual, serta produksi sperma. Jika kekurangan zinc, maka akibatnya akan mengalami penurunan pada hormon testosteron, pengurangan produksi sperma.

Dibandingkan dengan makanan yang lainnya, kerang kaya akan kandungan zinc. Akan tetapi, dalam konsumsi kerang anda harus berhati-hati. Pasalnya, saat ini banyak kerang yang sudah tercemar oleh logam berat seperti misalkan cadmium dan timbal. Jangankan membantu meningkatkan kesuburan, konsumsi kerang yang tidak sehat justru akan mengganggu masalah kesehatan.

Selain kerang, zinc bisa didapatkan dari kepiting, hati, daging sapi, telur, ayam dan daging kambing. Asupan zinc yang disarankan dalam perharinya yaitu 15 mikrogram.

Selenium

Berdasarkan penelitian, kekurangan selenium bisa menyebabkan masalah infertilitas pada pria. Selenium memiliki peran untuk mencegah terjadinya oksidasi sel sperma.

Sumber selenium bisa anda dapatkan dari beberapa jenis makanan tertentu. Makanan yang diketahui menjadi sumber selenium di antaranya yaitu hati, daging merah dan makanan laut. Asupan selenium dalam per harinya yang disarankan untuk pria dewasa yaitu 70 mikrogram.

Kalsium

Bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan, penting untuk memenuhi kebutuhan kalsium. Kalsium dapat membantu untuk meningkatkan pH tubuh. Akibatnya akan sangat menguntungkan untuk sperma dan telur yang sudah dibuahi. Selain itu, kalsium juga dapat memberikan manfaat yang lainnya.

Sumber kalsium paling baik bisa anda dapatkan dari susu segar, daging dan sayuran yang memiliki daun hijau. Diketahui, 1 gelas susu segar di dalamnya terkandung sekitar 800 mg kalsium.

Kalsium yang terkandung dalam makanan diketahui lebih mudah untuk diserap oleh tubuh. Nah, bagi wanita yang ingin meningkatkan kesuburan agar cepat mendapatkan anak, maka disarankan untuk mengkonsumsi kalsium 1000 mg kalsium dalam perharinya.

Vitamin D

Apabila tubuh kekurangan vitamin D, maka akibatnya dapat menyebabkan menurunnya tingkat kesuburan sampai 75%. Vitamin D itu sendiri diproduksi oleh tubuh yang dibantu dengan sinar matahari. Tidak hanya itu, anda dapat memperoleh vitamin D dari makanan seperti misalkan mentega, telur, minyak ikan, ikan salmon, ikan tuna dan lain sebagainya.

Seng

Seng memiliki peran penting untuk proses pembentukan sperma yang sehat. Makanan yang menjadi sumber seng itu sendiri di antaranya yaitu daging, kacang-kacangan, makanan hasil laut, produk olahan susu, padi-padian dan lain sebagainya.

Tips Mempertahankan Kandungan Zat Gizi Untuk Mendapatkan Manfaatnya

  • Berikut ini beberapa langkah penting yang dapat anda lakukan untuk mempertahankan kandungan vitamin dan mineral pada makanan yang dikonsumsi:
  • Pilihlah makanan yang segar. Hindari kebiasaan menjemur atau menyimpan sayuran pada tempat yang panas sebelum anda mengolah sayuran tersebut.
  • Ketika mengolah sayuran, sebaiknya olah dengan cepat. Baik itu pada saat mengiris atau mencucinya.
    Apabila terpaksa harus merendam, maka rendam dalam waktu yang tidak terlalu lama.
  • Ketika memasak sayuran, masaklah dengan cepat menggunakan sedikit air.
  • Setelah dimasak, hindari menunda untuk mengkonsumsi makanan terlalu lama.
  • Simpan buah-buahan dan sayuran pada tempat yang terlindung dari cahaya dan cukup dingin pada lemari es.
  • Simpanlah susu pada tempat yang sejuk, serta terlindung dari cahaya.

Itulah beberapa nutrisi pada makanan untuk meningkatkan kesuburan sebagai salah satu cara cepat hamil. Untuk lebih jelasnya mengenai makanan atau nutrisi untuk meningkatkan kesuburan, dan cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan, anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *