Saat Program Hamil, Penting Menghindari Makanan yang Mengganggu Kesuburan Ini

Diposting pada

Saat sedang menjalankan program hamil, penting untuk selalu memperhatikan asupan makanan. Beberapa jenis makanan diketahui dapat membantu meningkatkan kesuburan, namun jenis makanan tertentu justru malah mempengaruhi kesuburan. Agar program hamil yang anda jalankan lancar, maka penting untuk mengetahui apa saja makanan yang mengganggu kesuburan.

Program hamil akan dilakukan oleh pasangan yang selama ini mendambakan anak. Agar keinginan mendapatkan anak segera terwujud, tentu saja program hamil harus dilakukan dengan benar dan tepat.

Salah satu hal yang harus diperhatikan saat menjalankan program hamil yaitu asupan makanan. Bagi anda yang sedang merencanakan kehamilan, penting untuk mengetahui apa saja makanan yang harus dihindari karena dapat mempengaruhi keinginan anda dan pasangan untuk segera mendapatkan anak.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang mengganggu kesuburan.

Makanan yang Mengganggu Kesuburan

Makanan yang Mengganggu Kesuburan

Makanan yang Terlalu Asin dan Manis

Apapun itu, intinya segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, termasuk makanan yang anda konsumsi. Sebaiknya hindari konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung garam dan gula, karena dapat membuat wanita kesulitan mendapatkan seorang anak.

Makanan Tinggi Akan Kandungan Gula

Salah satu makanan yang diyakini dapat menurunkan kesuburan yaitu makanan yang mengandung gula berlebih seperti misalkan donat, kentang goreng, kentang tumbuk, nasi putih dan labu.

Apabila terlalu banyak konsumsi gula rafinasi, maka dapat menyebabkan resistensi insulin. Yang mana ini dapat menyebabkan sindrom polikistik ovarium (PCOS), yang merupakan suatu keadaan kelainan hormon yang dapat mempengaruhi ovulasi atau pematangan sel telur, serta menjadi penyebab utama masalah kesuburan untuk wanita.

Kafein

Bagi wanita yang sedang menjalankan program hamil sebaiknya menghindari asupan kafein agar keinginan untuk cepat hamil dapat segera terwujud. Pasalnya, mengkonsumsi kafein lebih dari 300 gram dalam setiap harinya dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita.

Makanan Mengandung Kedelai

Kedelai merupakan makanan yang sehat. Namun meskipun begitu, sebaiknya hindari mengkonsumsinya terlalu banyak. Pasalnya, konsumsi kedelai yang terlalu banyak dapat menurunkan LH (Leutinizing Hormone) dan SH (Follicle-Stimulating Hormone), juga dapat memperpanjang siklus menstruasi. Yang mana akibatnya dapat menurunkan tingkat kesuburan wanita.

Makanan Olahan

Makanan olahan merupakan makanan yang dapat mempengaruhi tingkat kesuburan seorang wanita. Makanan olahan yang dimaksud seperti misalkan makanan yang dipanggang atau makanan kemasan. Makanan tersebut tinggi akan kandungan lemak tak jenuh.

Keju dan Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Keju dan susu yang tidak dipasteurisasi bisa saja mengandung bakteri listeria di dalamnya. Bakteri ini akan melewati plasenta, yang mana pada akhirnya akan mempengaruhi rahim. Keadaan inilah yang akan mempengaruhi tingkat kesuburan wanita menjadi menurun. Oleh karena itu, guna keberhasilan program hamil yang anda jalankan, sebaiknya hindari konsumsi keju dan susu yang tidak melalui proses pasteurisasi.

Ayam Non-Organik

Ayam non-organik penuh dengan hormon dan antibiotik. Yang mana kedua zat ini memiliki efek yang buruk untuk keseimbangan kesehatan dan hormon.

Daging dan Telur Mentah

Bagi anda yang sedang menjalankan program hamil, sangat disarankan untuk menghindari konsumsi daging dan telur yang masih dalam keadaan mentah atau setengah matang. Pasalnya, kedua bahan makanan tersebut mengandung salmonella yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita menjadi menurun.

Daging merah yang masih mentah mengandung kadar amonia dalam tubuh. Yang mana untuk wanita, ini dapat mempengaruhi atau mengganggu implantasi telur dalam rahim.

Jika anda ingin mengkonsumsi daging dan telur, maka sebaiknya olah kedua bahan makanan ini sampai benar-benar matang.

Sedangkan untuk pria, daging merah mentah dapat semakin meningkatkan keasaman dan dapat mempengaruhi aktivitas sperma.

Alkohol

Alkohol tidak baik dikonsumsi karena akan berdampak pada kesehatan. Selain itu, berdasarkan penelitian, konsumsi alkohol memiliki dampak buruk terhadap keberhasilan pembuahan pada wanita yang usianya lebih dari 30 tahun secara signifikan.

Faktor Masalah Kesuburan Pada Wanita

Kesuburan merupakan kunci agar anda bisa segera hamil. Selain mengetahui, apa saja makanan yang dapat mempengaruhi kesuburan seperti di atas, penting mengetahui apa saja faktor penyebab masalah kesuburan pada wanita.

Stress

Stress merupakan keadaan yang dapat mempengaruhi kesuburan. Keadaan stress dapat memicu otak untuk mengirimkan sinyal yang dapat mempengaruhi hormon pengendali ovulasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Departemen Fisiologi, Medical College of Hoigo (AS), menyatakan bahwa stres dapat menurunkan kualitas hormon testosteron dan sperma, serta kualitas dari sel telur. Selain itu, stres dapat mengganggu keintiman, sehingga akibatnya akan menurunkan hasrat berhubungan intim.

Kelainan Rahim

Kelainan rahim dapat terjadi karena adanya perlengketan, polip atau mioma, gangguan kontraksi rahim dan peradangan endometrium dapat mengganggu transportasi spermatozoa. Jika sampai terjadi kehamilan, biasanya kehamilan akan berakhir sebelum pada waktunya.

Kelainan Mulut Rahim

Pada keadaan yang normal, mulut rahim mengarah ke depan, sehingga akan berhadapan secara langsung dengan dinding belakang vagina. Yang mana keadaan ini akan memungkinkan spermatozoa untuk sampai ke saluran mulut rahim. Dimana saluran mulut rahim itu sendiri menghubungkan vagina dengan rongga rahim. Hanya saja, penyimpangan yang terjadi pada posisi normalnya, seperti misalkan posisi rahim menghadap ke belakang atau retrofleksi dapat menghambat terjadinya kehamilan.

Kelainan Pada Lendir Leher Rahim

Apabila lendir leher rahim terlalu pekat, maka akibatnya dapat menghambat pergerakan sperma terlalu asam, sehingga akan menyebabkan sperma mati.

Sumbatan Pada Saluran Telur

Terjadinya sumbatan telur dapat disebabkan karena adanya perlengketan pada sekitar saluran telur. Keadaan ini dapat terjadi sebagai akibat pernah mengalami IMS dan radang panggul, sehingga dapat menghambat pertemuan antara sel telur dengan sperma.

Endometriosis

Endometriosis merupakan sel selaput lendir rahim yang tumbuh pada tempat yang tidak seharusnya, yakni indung telur. Keadaan ini dapat menimbulkan terjadinya perlengketan di sekitar saluran telur atau organ reproduksi yang lainnya.

Berat Badan yang Tidak Seimbang

Apabila berat badan tidak seimbang, maka akibatnya dapat mengganggu kesuburan perempuan, tubuh membutuhkan sekitar 17% dari lemak tubuh pada awal masa siklus haid, serta 22% pada sepanjang siklus haid.

Lemak tubuh itu sendiri mengandung enzim aromatase, yang mana enzim tersebut dibutuhkan untuk memproduksi hormon estrogen. Sehingga apabila persediaan lemak dalam tubuh tidak memadai, akibatnya dapat mempengaruhi kesuburan.

Usia

Pada wanita, ketika usianya sudah menginjak 35 tahun, maka kemungkinan besar kesuburannya akan menjadi menurun. Bahkan kesuburannya akan semakin menurun drastis saat usia 37 tahun hingga masuk ke masa monopouse atau sekitar 40-45 tahun. Setiap kali wanita mengalami menstruasi, maka sel telur akan terus berkurang, dan semakin lama akan habis ketika monopouse. Sebaliknya, usia tidak akan mempengaruhi tingkat kesuburan pria. Pabrik sperma akan terus memproduksi sperma, selama sel anatominya tetap dalam keadaan normal.

Demikian makanan yang dapat menghambat kesuburan dan faktor penyebab masalah kesuburan. Untuk menentukan makanan apa yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi selama menjalankan program hamil, untuk lebih jelasnya anda dapat melakukan konsultasi langsung dengan dokter kandungan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *