Makanan Terbaik dan Makanan Pantangan Untuk Program Hamil

Diposting pada

Saat sedang menjalankan program hamil, penting memperhatikan asupan makanan. Ketahui apa saja makanan terbaik dan makanan pantangan untuk program hamil.

Anak merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap pasangan. Anak akan membuat hidup menjadi lebih lengkap dan bahagia. Karena seperti itu, pasangan yang sudah menikah melakukan segala cara untuk mendapatkan anak, termasuk melakukan program hamil.

Dalam menjalankan program hamil, maka anda harus memperhatikan asupan makanan yang anda konsumsi. Kemudian merubah menu makan anda sehari-hari. Menu makanan yang terbaik yang harus anda konsumsi yaitu menu makanan yang dapat memaksimalkan peluang anda untuk hamil.

Makanan Pantangan Untuk Program Hamil

Pola makan merupakan hal utama apabila anda ingin mendapatkan anak. Akan tetapi, hal ini kebanyakan sering tidak diperhatikan oleh kebanyakan wanita. Kehamilan yang sehat dan baik akan berdampak baik pula pada janin yang dikandung.

Nah, berikut ini beberapa jenis makanan yang dapat membantu program hamil anda.

Makanan Terbaik Untuk Program Hamil

Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan merupakan salah satu makanan terbaik bagi ibu yang sedang hamil atau ibu yang sedang menjalankan program hamil. Jenis kacang-kacangan yang dimaksud di antaranya yaitu kacang hitam, buncis dan kacang kedelai. Dimana semua jenis kacang-kacangan tersebut merupakan makanan yang kaya akan serat, protein, seng, folat dan kalsium. Anda dapat menambahkan kacang pada sandwich, salad ataupun sayuran.

Sayuran dengan Daun Hijau Tua

Sayuran berdaun hijau tua diyakini dapat membantu meningkatkan kualitas ovulasi pada wanita, sehingga dapat memperbesar peluang untuk hamil. Sayuran hijau tua yang dimaksud diantaranya yaiu brokoli dan bayam. Khasiat dari sayuran berdaun hijau tua diyakini begitu besar bagi anda yang sedang menjalankan program hamil.

Dalam sayuran berdaun hijau tua terkandung zat besi, asam folat dan anti-oksidan yang tinggi.
Tidak hanya itu, mengkonsumsi sayuran yang memiliki daun hijau tua dengan teratur, serta dalam porsi yang tepat mampu mengurangi risiko anda menderita penyakit anemia, serta mencegah cacat lahir pada bayi.

Telur

Di dalam telur terkandung asam amino yang tinggi sehingga konsumsi telur dapat meningkatkan peluang anda untuk hamil. Asam amino itu sendiri merupakan bentuk protein yang selain membantu kesuburan juga membentuk sel telur wanita. Anda dapat menyajikan telur sebagai omelet atau wafel, sald, sandwich dan lain sebagainya.

Susu

Berdasarkan penelitian menyatakan bahwa produk susu full-fat merupakan salah satu makanan terbaik bagi wanita yang ingin segera mendapatkan anak. Susu merupakan sumber kalsium, vitamin D dan fosfor. Dimana nutrisi tersebut juga dibutuhkan untuk perkembangan tulang bayi yang sehat.
Hanya saja, konsumsi susu harus tetap dibatasi atau tidak boleh berlebihan. Anda dapat menyajikan susu dalam bentuk shake atau mengkonsumsinya dengan dicampur buah-buahan.

Buah Berry

Dalam buah berry terkandung vitamin C, kalium, karbohidrat, serat, folat dan air. Dimana buah yang satu ini dapat membantu mencegah kerusakan sel telur, serta menghambat penuaan sel telur.
Anda dapat mengkonsumsi buah berry sebagai smoothies, salad atau dicampurkan dengan sereal.

Buah Kering

Jenis buah-buahan kering baik untuk tubuh, yang mana buah-buahan yang dimaksud di antaraya yaitu kurma, almond dan kenari.

Buah-buahan kering tersebut mengandung lemak. Hanya saja, lemak yang dikandungnya bukanlah lemak jenuh yang berbahaya untuk tubuh. Lemak itu sendiri diperlukan tubuh untuk menjaga kadar insulin, sehingga dapat meningkatkan peluang bagi anda untuk bisa segera hamil.

Tidak hanya itu, buah kering kaya akan kandungan vitamin E. Yang mana anda dapat mengkonsumsi buah kering sebagai makanan ringan ataupun dicampur dengan salad.

Daging

Anda dapat mengkonsumsi daging sapi, serta daging ayam rendah lemak untuk meningkatkan kesuburan agar cepat hamil. Daging tersebut, selain kaya akan kandungan protein, juga termasuk makanan yang kaya akan kandungan zat besi. Akan tetapi, anda tidak disarankan untuk mengkonsumsinya lebih dari 3 porsi dalam perhari. Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi protein hewani berlebihan justru akan mempengaruhi kesuburan.

Buah Pisang

Buah pisang merupakan buah yang kaya akan kandungan vitamin B6, yang mana dibutuhkan untuk produksi hormon seks. Konsumsi pisang dapat membantu agar siklus menstruasi teratur, serta membantu perkembangan sel telur yang sehat.

Tidak hanya itu, pisang dapat membantu mengubah makanan menjadi energi, serta membentuk sel darah merah baru untuk bayi, membantu pertumbuhan, penglihatan dan kulit si kecil nantinya.
Mengingat buah pisang mengandung banyak manfaat, maka anda jangan melewatkan untuk mengkonsumsi buah yang satu ini.

Ikan Salmon

Berdasarkan mitos yang beredar menyatakan, bahwa ikan tidak boleh dikonsumsi oleh wanita yang sedang dalam program hamil.

Mitos tersebut memang benar adanya, namun ikan yang dimaksud di antaranya seperti ikan todak, ikan hiu dan ikan king mackerel. Jenis ikan tersebut alangkah lebih baik untuk tidak dikonsumsi karena diyakini mengandung kadar merkuri yang cukup tinggi. Dimana kandungan merkuri tersebut dapat berada dalam tubuh selama sekitar 1 tahun.

Anda dapat mengkonsumsi ikan salmon saat sedang dalam masa program hamil. Ikan ini kaya akan kandungan asam lemak omega-3, serta mengandung merkuri yang rendah.

Ikan salmon dapat membantu mengatur hormon dalam tubuh, serta untuk meningkatkan sirkulasi darah ke organ reproduksi. Sehingga dengan seperti itu akan membantu untuk meningkatkan peluang hamil. Tidak hanya itu, ikan salmon dipercaya dapat mencegah rusaknya kromosom yang dapat menjadi penyebab keguguran dan cacat lahir.

Makanan Pantangan Untuk Program Hamil

Konsumsi makanan sehat seperti yang sudah disebutkan di atas disarankan bagi anda yang sedang menjalankan program hamil. Hanya saja, beberapa jenis makanan tertentu perlu anda hindari saat program hamil seperti berikut ini:

Makanan Mentah atau Setengah Matang

Makanan yang masih mentah atau makanan yang diolah dengan setengah matang merupakan makanan yang harus dihindari saat anda menjalankan program hamil. Mengkonsumsi makanan ini dapat meningkatkan risiko penyakit yang cukup besar. Makanan yang berasal dari hewan dapat mengandung parasit, bakteri, protozoa, bahkan cacing. Selain itu pada telur yang masih dalam keadaan setengah matang dapat terdapat salmonela yang bisa menyebabkan penyakit tifus.

Penyakit menular dari makanan yang tidak matang di antaranya yaitu demam, diare, dan berbagai infeksi bakteri yang lainnya. Yang mana penyakit-penyakit tersebut diketahui dapat mengurangi tingkat kesuburan, bahkan dapat menimbulkan masalah kehamilan ketika anda hamil nanti.Karena seperti itu, sebaiknya olah makanan sampai benar-benar matang.

Teh, Kopi dan Soft Drink

Kopi mengandung zat kafein yang dapat merangsang, serta meningkatkan hormon stres. Keadaan ini dapat mengganggu kesuburan pasangan. Oleh karena itu, minuman tersebut tidak disarankan dikonsumsi selama menjalankan program hamil.

Sedangkan untuk minum teh, sebaiknya tidak dibarengi dengan makanan atau vitamin yang mengandung zat besi. Pasalnya, teh dapat menghambat penyerapan zat besi. Yang mana zat besi itu sendiri memiliki peran penting untuk meningkatkan peluang hamil.

Sementara soft drink tidak dianjurkan karena mengandung kalori yang cukup tinggi, akan tetapi tidak mengandung zat gizi. Apabila anda mengkonsumsi terlalu banyak minuman ini, maka akibatnya anda atau pasangan akan mengalami kegemukan. Yang mana kegemukan itu sendiri merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat kehamilan.

Cemilan

Meskipun tidak akan menimbulkan masalah apapun, akan tetapi cemilan seperti misalkan biskuit, kue, cokelat dan keripik menjadi beberapa jenis makanan yang dipantang saat program hamil (Baca juga: Resep Kue Kering). Pasalnya, makanan ini meskipun kaya akan kandungan kalori tetapi tidak mengandung gizi. Bagi anda yang sedang merencanakan kehamilan, membutuhkan konsumsi makanan yang bergizi seimbang.

Hal utama yang membuat cemilan tidak dianjurkan yaitu karena cemilan dapat mengurangi konsumsi makanan pokok yang disarankan. Jika anda ingin ngemil, maka disarankan untuk mengganti cemilan anda dengan cemilan sehat yang mengandung rendah lemak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *