Faktor Penghambat Kehamilan Untuk Wanita yang Sudah Menikah

Diposting pada

Faktor Penghambat Kehamilan Untuk Wanita yang Sudah Menikah – Kehamilan adalah momen yang paling dinanti oleh para wanita yang sudah menikah. Hadirnya si buah hati di dalam keluarga tak hanya semakin melengkapi kebahagiaan bersama dengan pasangan. Namun hal ini pun akan semakin mempererat cinta antara anda dan suami. Sayangnya, tidak semua wanita yang mendamba kelahiran seorang anak bisa dengan mudah didapatkan. Ada banyak kendala dan faktor yang bisa menghambat kehamilan untuk wanita yang sudah menikah. Mari simak beberapa halnya di bawah ini.

Pentingnya kehadiran seorang anak di dalam rumah tangga menjadi hal yang utama setelah anda dan pasangan menikah. Karena memang bila melihat tujuan awal dari sebuah pernikahan adalah menghasilkan keturunan sebagaimana yang diimpikan.

Faktor Penghambat Kehamilan Untuk Wanita yang Sudah Menikah

Itulah mengapa, banyak pasangan suami istri akan rela melakukan apa saja demi mewujudkan impian bahagianya ini. Termasuk dengan menjalani program hamil untuk bisa segera mengandung dan menimang bayi dalam pelukannya.  Baca juga: Untuk yang Sedang Promil, Hindari Makanan Pembunuh Sperma dalam Rahim

Faktor Penghambat Kehamilan Untuk Wanita yang Sudah Menikah

Untuk anda yang saat ini tengah berusaha menjalani program hamil sebaiknya perhatikan dengan baik beberapa faktor penghambat kehamilan untuk wanita yang sudah menikah di bawah ini.

Diharapkan beberapa hal ini mampu diperhatikan dan di waspadai dengan baik. Agar keberhasilan dari program yang anda jalani bersama dengan pasangan semakin besar peluangnya.

Sperma Suami yang Bermasalah

Dalam merencanakan program hamil bukan hanya wanita yang dituntut untuk senantiasa memperhatikan kesehatannya dengan baik guna mendapatkan keturunan dengan waktu yang cepat.

Akan tetapi, kondisi kesehatan sang suami pun dalam hal ini tak kalah mengambil peranan yang penting. Sebab kehamilan bisa diperoleh dari bertemunya sel sperma dan indung telur secara bersamaan. Dimana kedua sel ini perlulah dalam keadaan sehat untuk bisa mendapatkan pembuahan dengan hasil yang berkualitas.

Dalam artian lain, perencanaan kehamilan tak cukup dengan hanya terus menerus menekan istri untuk senantiasa menjaga kesehatannya dengan baik.

Adapula faktor penghambat dimana masalah sebenarnya terjadi pada suami bukan pada istrinya. Masalah semacam ini dapat diketahui setelah adanya pemeriksaan lebih lanjut terhadap kesuburan pasangan.

Maka dari itu, tidak ada salahnya bila anda sedang merencanakan memiliki buah hati berkonsultasilah tentang kondisi kesehatan anda dan pasangan. Gerakan sperma yang sangat lambat pun akan dapat mempengaruhi wanita untuk mengalami alergi pada sperma suami sendiri.

Hal inilah yang terkadang menghambat proses terjadinya kehamilan. Gerakan sel sperma yang lambat akan dapat memicu sel sperma sulit untuk bisa mencapai bagian sel telur pada waktunya.  Akibatnya, kematian sel sperma dini bisa terjadi sebelum mencapai kebagian sel telur.

Menopause Dini

Faktor penghambat kehamilan pada wanita yang sudah menikah selanjutnya bisa disebabkan oleh terjadinya menopause dini. Pada saat ini sekitar 6 sampai  dengan 7% wanita dengan usia yang masih produktif sudah dihadapkan pada masa menopause dini.

Akibatnya, kondisi ini menjadikan mereka sulit untuk bisa mendapatkan kehamilan padahal usia mereka masihlah sangat dini. Umumnya, menopause bisa terjadi pada wanita dengan usia berkepala empat ke atas. Pada masa ini menopause ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi.

Pada wanita yang sudah mengalami menopause, tubuh tidak lagi menghasilkan sel telur matang yang siap untuk dibuahi meskipun terdapat jutaan sel sperma yang masuk ke dalamnya. Akibatnya, kehamilan pada wanita yang sudah mengalami masa ini akan lebih kecil kemungkinannya.

Nah, apabila anda adalah salah satu penderita kondisi ini maka sebaiknya segera konsultasikan masalah ini dengan dokter.

Biasanya dokter akan menyarankan terapi berupa suntik hormon agar bisa meningkatkan kadar hormon di dalam tubuh.  Tujuannya adalah untuk mengaktifkan kembali organ reproduksi di dalam tubuh wanita sehingga kembali aktif.

Kanker

Masalah lain yang juga dapat memicu terhambatnya sebuah kehamilan bisa dipacu sebab adanya kanker.

Kanker rahim adalah sebuah kondisi adanya pertumbuhan pada bagian sel tubuh yang amat tidak normal. Pertumbuhan sel tersebut pun bisa terjadi dengan sangat tidak terkontrol.

Pada penderita kanker, pertumbuhan sel yang tidak terkendali tersebut akan mudah menyebar pada bagian sel di dalam tubuh lainnya. Akibatnya, kondisi ini dapat menyebabkan fungsi pada bagian tubuh yang terserang menjadi terganggu.

Selain kanker rahim, banyak pula jenis kanker lainnya yang akan dapat memicu kehamilan yang sulit didapatkan.

Untuk itulah, guna mendeteksti bila terdapat gangguan seperti ini di dalam tubuh maka cek kesehatan secara keseluruhan adalah hal penting yang perlu dilakukan sebelum anda merencanakan kehamilan bersama dengan pasangan.

Infeksi Pada Bagian Sistem Reproduksi

Permasalahan selanjutnya yang akan dapat memicu kondisi sulitnya hamil pada wanita yang sudah menikah bisa mungkin disebabkan oleh adanya infeksi pada bagian sistem reproduksi.

Misalkan seperti infeksi pada saluran kencing, pada kasus ini seorang wanita yang sedang mengandung dan terkena dengan permasalahan yang satu ini maka dampaknya akan cukup bahaya terhadap proses persalinan yang akan dihadapinya kelak.

Kondisi semacam ini akan dapat menyebabkan peradangan yang cukup kronis sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada bagian indung telur serta mampu menghambat proses pertemuan sel telur bersama dengan sperma.

Untuknyalah, sebaiknya periksakan dengan baik segala keluhan yang anda alami. Apalagi bila hubungannya adalah dengan sistem reproduksi yang akan dapat mempengaruhi kenyamanan anda bersama dengan pasangan.

Pentingnya pemeriksaan secara dini dapat mencegah kemungkinan terburuk terjadi dari keluhan yang anda alami. Untuknya, maka segera periksakan ke dokter atau ke tenaga medis segala keluhan kesehatan yang anda rasakan.

Penggunaan Pelumas Buatan

Tidak sedikit pasangan suami istri yang merasakan ketidak nyamanan sewaktu berhubungan dengan pasangannya karena kurangnya pelumas. Baik itu, pelumas yang berasal dari organ vital perempuan maupun laki-laki.

Fungsi dari pelumas pada saat berhubungan adalah untuk memberikan rasa rileks sehingga ketika terjadi hubungan suami istri maka keduanya tidak akan merasakan sakit. Sayangnya, tidak semua orang diberikan pelumas yang banyak untuk bisa merasakan kenyamanan bersama dengan pasangan.

Sebagian yang merasa kekurangan pelumas akan mencari solusi dengan menggunakan pelumas buatan. Akan tetapi, penggunaan pelumas buatan sebenarnya akan mampu memicu sulitnya hamil pada wanita.

Karena bisa jadi kandungan kimia  yang ada di dalam pelumas masuk kebagian rahim dan membunuh sejumlah bakteri baik yang berfungsi menjaga organ vital perempuan.

Nah, bagi anda yang seringkali menggunakan pelumas buatan sebaiknya jelilah dalam memilihnya. Gunakan bahan pelumas yang bahan dasarnya dari air.

Sebaliknya, hindari menggunakan pelumas yang terbuat dari minyak bumi sebab hal ini akan berbahaya untuk kesehatan anda.

Nah, demikianlah beberapa faktor penghambat kehamilan untuk wanita yang sudah menikah. Semoga beberapa hal diatas menjadi perhatian penting yang selalu dihindari bagi anda yang sedang merencanakan kehamilan bersama dengan pasangan. Semoga bermanfaat dan semoga sukses dengan usaha yang sedang dijalani saat ini.