Fakta Diet Tinggi Protein Untuk Program Hamil yang Harus Diketahui

Diposting pada

Diet Tinggi Protein Untuk Program Hamil – Mengonsumsi asupan makanan yang mengandung protein dengan jumlah yang disarankan penting untuk membentuk dan memperbaiki jaringan pada tubuh, enzim, hormon dan sel darah. Bahkan protein juga disarankan dikonsumsi oleh wanita yang sedang menjalankan program hamil.

Ada beberapa wanita yang melakukan diet tinggi protein saat program hamil. Lantas apakah benar dengan mengonsumsi asupan protein yang banyak akan dapat membuat peluang hamil meningkat? Untuk mengetahui faktanya yuk simak di bawah ini. ( Lihat juga : Tips Mengatur Pola Makan Agar Cepat Hamil )

Diet Tinggi Protein Untuk Program Hamil

Fakta Diet Tinggi Protein Untuk Program Hamil yang Harus Diketahui

Segera memiliki momongan setelah menikah adalah dambaan banyak pasangan. Program hamil dilakukan supaya cepat mendapatkan kehamilan. Nah, untuk mengetahui fakta mengenai diet protein untuk program hamil, anda bisa simak di bawah ini.

Protein Nabati Lebih Baik Dibandingkan Protein Hewani

Menurut seorang ahli gizi, peran protein untuk kesuburan sangat kompleks, serta masih belum jelas bagaimana konsumsi protein bisa mempengaruhi ovulasi atau kesuburan pada wanita. Namun, disebutkan protein nabati memberikan dampak yang lebih baik bagi kesuburan wanita dibandingkan dengan protein hewani. Adapun yang dimaksud dengan sumber protein hewani yaitu termasuk ikan dan daging. Sedangkan sumber protein nabati yaitu kacang-kacangan, biji-bijian dan lain sebagainya.

Berdasarkan sebuah studi menunjukan bahwa dengan mengganti protein hewani, khususnya daging ayam, daging merah dengan sumber protein nabati akan membantu menurunkan risiko infertilitas anovulasi.

Telur Menjadi Protein Hewani Baik

Telur merupakan sumber protein hewani yang baik dan bisa dikonsumsi saat menjalankan diet sehat program hamil. Pasalnya, pada telur terkandung kolin yang baik. Dimana itu merupakan nutrisi yang akan membantu mencegah cacat lahir. Tidak hanya itu, kolin juga berperan untuk membantu perkembangan otak bayi sejak si kecil masih dalam kandungan.

Hanya saja, mengonsumsi telur dengan berlebihan juga tidak disarankan sebab pada telur terkandung kolesterol yang akan dapat membuat konsentrasi hormon reproduksi terganggu seperti estrogen, testosteron dan progesteron.

Dikombinasikan dengan Asupan Gizi Seimbang dan Olahraga

Asupan protein, terutama protein nabati, baik untuk program hamil. Namun, anda harus tetap mengimbanginya dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang, serta melakukan olahraga dengan rutin.

Mengkombinasikan asupan gizi seimbang dengan aktivitas fisik akan dapat mempengaruhi secara keseluruhan komposisi tubuh dan kesehatan.

Contohnya, seorang wanita yang menjalankan program hamil namun ia memiliki berat badan kurang dan/atau mengalami kekurangan gizi bisa mencoba melakukan yoga untuk membantu meningkatkan kekuatan, serta membantu menghilangkan stres. Apabila dikombinasikan dengan meningkatkan kalori, termasuk protein minimal sebanyak 65 gram dalam setiap harinya akan dapat membantu menambah berat badan.

Mengonsumsi dengan Berlebihan Akan Memicu Penyakit Kanker

Hal paling penting yang harus anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjalankan diet tinggi protein saat program hamil yaitu melakukan konsultasi pada dokter terlebih dahulu. Pasalnya, hingga sekarang belum ada penelitian, serta ahli yang merekomendasikan takaran yang sesuai untuk program hamil.

Salah satu hal yang dikhawatirkan mengenai asupan makanan tinggi protein, terlebih lagi protein hewani yaitu membuat sel-sel menjadi berlipat ganda dengan lebih cepat.

Menurut American Heart Association menyatakan, asupan protein yang direkomendasikan harian perlu disesuaikan dengan usia, serta berat badan. Oleh karena itu, anda sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter.